Ticker

6/recent/ticker-posts

Bersinergi Jaga Laut dan Alam Pesisir: Kolaborasi Pentaheliks Peringati HUT RI ke-80 di Gunungkidul

Lestari Nusantara - Blog Lingkungan Hidup

Lestari Nusantara

Menjaga Bumi untuk Masa Depan yang Berkelanjutan


GUNUNGKIDUL – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat kebangsaan diwujudkan dengan aksi nyata pelestarian lingkungan. Harian Jogja berkolaborasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Gunungkidul menggelar kegiatan Konservasi Sumber Daya Alam Pantai Selatan dengan tema “Cinta Tanah Air, Cinta Laut dan Pesisir”. Acara berlangsung di kawasan Pantai Sepanjang, Kamis (28/8).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari kolaborasi pentaheliks yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, dan media. Tujuannya adalah untuk menguatkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir selatan yang menjadi penopang kehidupan dan ekonomi masyarakat setempat.

Acara diisi dengan serangkaian kegiatan konkret yang langsung menyentuh aspek ekologi dan ekonomi warga pesisir. Aksi dimulai dengan penanaman 1.000 bibit pohon anggur laut dan ketapang laut. Penanaman pohon ini sangat krusial untuk mencegah abrasi pantai, menstabilkan pasir, serta menyediakan habitat bagi berbagai biota pesisir.

Sebagai bentuk komitmen menjaga keanekaragaman hayati laut, dilakukan pula pelepasan anak penyu (tukik) ke habitatnya di Samudera Hindia. Pelepasan tukik ini simbolisasi harapan untuk kelestarian satwa langka yang dilindungi tersebut.

Tidak hanya fokus pada ekosistem, kegiatan juga menyentuh sektor perekonomian lokal. Para peserta melakukan peninjauan rumah produksi garam milik masyarakat, menunjukkan dukungan terhadap pengembangan produk unggulan daerah. Bagi para nelayan, disediakan servis gratis untuk mesin perahu nelayan yang pastinya sangat membantu operasional penangkapan ikan mereka.


Pada kesempatan tersebut, DKP Gunungkidul memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang aktif dalam upaya pelestarian. Piagam pelestarian tukik diserahkan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dalam menjaga populasi penyu.

Untuk memastikan program penghijauan berkelanjutan, diserahkan pula bibit pohon ketapang laut dan anggur laut kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang ada di sepanjang pantai. Bibit ini diharapkan dapat ditanam dan dipelihara untuk memperkuat vegetasi pesisir.






Guna mendukung pengawasan dan keamanan sumber daya kelautan, DKP Gunungkidul menyerahkan senter kepada 3 Kelompok Masyarakat Pengawas Sungai (Pokmaswas) Se-Gunungkidul, yaitu Mina Lestari Pampang, Kalijogo Semin, Sari Mina Semanu. Alat ini akan membantu aktivitas patroli mereka dalam mencegah illegal fishing dan kegiatan perusak lingkungan lainnya.

Rangkaian acara ditutup dengan sarasehan yang digelar di Pondok Wisata BUMDes Kemadang. Forum ini menjadi ajang diskusi dan tukar pikiran membahas rencana ke depan serta strategi kolaboratif dalam mengelola dan melestarikan kawasan pesisir Gunungkidul.

Kegiatan besar ini terselenggara berkat dukungan dan sinergi kuat dari berbagai pihak, mencerminkan semangat pentaheliks. Adapun pihak-pihak sponsor yang terlibat antara lain Djarum Foundation Bakti Lingkungan, CV Sentral Yanmar Prambanan, PT BPR Bank Gunungkidul, PDAM Tirta Handayani Gunungkidul, Hotel Santika Gunungkidul, dan Warung Simbok.


Kolaborasi ini membuktikan bahwa upaya pelestarian lingkungan membutuhkan peran serta semua elemen masyarakat. Dengan semangat “Cinta Tanah Air, Cinta Laut dan Pesisir”, kegiatan ini diharapkan bukan menjadi titik akhir, melainkan pemantik untuk aksi-aksi berkelanjutan dalam menjaga warisan alam Pantai Selatan untuk generasi mendatang.

Posting Komentar

0 Komentar